Dear
Pernahkah
kamu mendengar sebuah kisah rembulan yang kesepian?
Sebuah
cerita dongeng yang dilantunkan saat sebelum tidur
Sepasang
kekasih yang dipisahkan dari rasa hasut kecemburuan orang lain
Berakhirlah
cinta yang tidak pernah tersampaikan
Lihatlah
hal itu ketika serigala mengaumsaat purnama.
Walau hanya sebuah cerita fiksi,
itu tidak penting!
Banyak hal yang dapat kita petik
dari kisah itu
Sebuah perjuangan, pengorbanan,
keyakinan, keteguhan.
Bahkan sebuah kesetiaan
menunggu.
Saat ini kumulai kisahku sendiri
Memulai dari
sebuah pandangan matamu yang membuatku terkesima
Kumulai
perjuanganku dengan memberanikan untuk memperkanalkan diri
Kumulai
pengorbananku selalu menanti kabar darimu, hingga saat itu
Kuteguhkan
hatiku untuk selalu mengaharapkanmu dan
Keyakinanku
semakin tak terbendung ketika suara indahmu terdengar,
Sampai saat
terbalaskan maka kesetiaanku akan menjaga perasaan ini.
Lantunan doa selalu terpanjatkan
diatas sejadah indah
Setiap sudud penuh dengan
harapan kebahagiaan
Kepada Tuhan Maha melihat, Maha
Menjaga, Maha Memberi dan Maha Kuasa
Agar tuhan selalu melihatmu untukku,
selalu menjagamu untukku, selalu
memberimu
rasa yang saya rasakan, dan semoga Tuhan Maha Kuasa mengijinkan
saya
untuk menjadi pelengkap kesempurnaan kehidupanmu untuk mendapat
rhidonya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar